Kamis, 29 Desember 2011

Jati Diri Bangsa melalui Education For All -2012


Education for All , adalah kalimat pendek yang memiliki arti mendalam .Pendidikan memang untuk siapa saja ,semua orang ,tanpa terkecuali ,baik dikantor disekolah maupun dirumah ,karena dengan berpendidikan orang dapat bertahan dan meningkatkan mutu kehidupannya.Mereka yang mengabaikan pendidikan dapat dipastikan hidupnya sengsara karena dinamika kehidupannya mandek.

Ditengah tengah banyak pemimpin kita yang krisis keteladanan untuk konsisten memegang janji,mungkin diri kita juga .Kelemahan ini semakin kental mengiringi kehidupan berbangsa dan bernegara ,lunturnya kepribadian manusia yang tidak jujur ,tidak tulus ikhlas dan hanya mementingkan urusan pribadi.Konflik kepentingan merebak disana sini,mewarnai jagad pemberitaan nasional kita.tentu ini bukan persoalan mudah untuk diatasi , karena terkait erat dengan masalah jati diri,baik pribadi ,kelompok maupun bangsa.

Pegawai negeri sipil dan karyawan swasta juga tidak boleh lalai untuk mengembangkan diri melalui pendidikan.Walaupun pendidikan di kalangan mereka hanya sebatas transfer pengetahuan ,diklat, ngumpulin serifikat atau kativitas berbasis kegiatan ngabisin anggaran .Padahal jika ilmu yang didapat dimanfaatkan akan menghasilkan karya yang luar biasa.

Rakyat Indonesia yang memiliki pengetahuan dan menggunakannya untuk kemasalahatan umat akan menghasilkan sumber daya manusia yang handal dan lebih cerdas sehingga mutu karyanya akan menghasilkan produktivitas yang lebih bermutu.

Dalam konteks inilah ,setiap pribadi manusia Indonesia harus cerdas ,peduli dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup bangsa. Dalam kaitannya dengan kecerdasan bangsa Indonesia memerlukan warga Negara yang ber olah pikir memiliki kecerdasan intelektual guna menyelesaikan tantangan dan kesulitan Negara di masa depan.Memerlukan kecakapan olah rasa memiliki kecerdasan emosi diperlukan agar dengan kerendahan hati dapat menanggapi berbagai persoalan disintegrasi bangsa serta memiliki empati terhadap penderitaan rakyat.Dan olah hati yaitu kecerdasan spiritual yaitu seorang yang mampu memegang teguh etika ,moral dan falsafah pancasila untuk memberikan yang terbaik dari yang mereka bisa bukan merampas kekayaan Negara. Serta memiliki kecakapan fisik untuk tangguh menghadapi berbagai macam tekanan fisik serta sehat jasmani rohani .

Dengan menyadari pentingnya “Education for All” akan mencetak generasi masa depan, yang memperjuangkan kesejahteraan dan perdamaian atas dasar kebenaran,kejujuran ,kebaikan,keadilan dan tanggung jawab. Agar masyarakat Indonesia lebih berkualitas dari bangsa lain.

Peran Pendidikan Karakter bagi Daya Saing Personal Siswa SMA (soft skill).


Kank,mau tidak mau ,penilaian pribadi ,preferensi ,perasaan suka atau tidak suka akan memainkan peranan penting siswa dipilih sebagai karyawan atau dipercaya mengelola usaha,bagaimana caranya agar siswa SMA memiliki daya saing ,tepatnya pribadi yang menarik dari sisi personality..?


“Barang siapa yang beriman kepada Allah maka hatinya akan mendapat petunjuk” QS At_Taghaabuun;11

Perlu diingat bahwa daya tarik personality bukan hanya komponen knowledge ,knowhow, competences,creativity atau budaya kerja.namun merupakan kombinasi hardskill dan soft skil yang membuat seseorang disukai mendapat pengakuan dan penghargaan dari orang sekitar.berkaitan dengan hal itu perlu dikembangkan pembiasaan agar menjadi karakter siswa.

Pertama :Karakter Toleransi ,yang dideskripsikan sebagai siap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama,suku etnis ,pendapat,sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dengan dirinya.Hal ini tercermin dalam perilaku siswa dapat mempengaruhi jalan pikiran orang lain untuk menuju kesuksesan bersama. Tanpa harus mempertahankan "ego pribadi". Karakter toleransi adalah seni siswa mengajak orang lain menuju cita cita bersama tanpa paksaan.ini bagian dari dasar leadership .Tugas guru adalah mendorong siswa dapat memimpin diskusi untuk mendapatkan kesepakatan bersama.

Kedua Karakter Kerja Keras: yang dideskripsikan sebagai perilaku yang menunjukkan upaya sungguh sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas ,serta menyelesaikan tugas dengan sebaik baiknya.Contohnya siswa dapat mengerjakan tugas tepat waktu dengan hasil yang terbaik dari yang mereka bisa perlunya guru untuk menghargai dan memberi reward siswa yang dapat memberikan tugas terbaiknya.Agar siswa bersemangat menerima tantangan tugas berikutnya. Karakter kerja keras tercermin dari perbuatan non verbal,bukan Cuma sebatas janji yang tidak pernah terbukti.

Ketiga Karakter kreatif :di deskripsikan sebagai berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang ia miliki.Tugas guru adalah memanfaatkan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitar sebagai media belajar siswa untuk berpikir kreatif.Karya unik yang dapat menarik perhatian orang sekitar untuk melihat hasil kreasinya adalah bukti karakter kreatif siswa. Di masa depan kemampuan menarik perhatian publik ini adalah ketrampilan yang dibutuhkan agar orang bisa mengenal pribadi maupun karyanya.

Daya tarik siswa dapat mudah dilihat secara kasat mata dari tampilan yang “menarik “yang merupakan pancaran kepribadiannya.

Rabu, 21 Desember 2011

Karakter Kerja Keras dan Cerdas ,Bekal Siswa SMA Sukses



Karakter Kerja Keras dan Cerdas ,Bekal Siswa SMA Sukses

Sukses impian setiap orang .Sukses adalah mencapai impian dan terwujudnya harapan menjadi kenyataan . Impian siswa untuk mencapai sukses biasanya ingin sukses di bidang akademik,keuangan,popularitas dsb. Impian merupakan obor yang tidak boleh padam bagi setiap orang yang ingin sukses.Karena untuk mencapai kesuksesan dibutuhan kegigihan untuk mencapainya.

Tidak ada cara instans untuk meraih sukses,setiap orang sukses harus bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya dengan tetap fokus ,menekuni bidang minat yang telah dipilihnya.Kerja keras dan ketekunan merupakan barang mahal bagi siswa saat ini mengingat siswa sudah lahir di era serba kemudahan sekaligus dimanjakan oleh orang tuanya. Sehingga siswa lebih memilih mengambil jalan pintas untuk suskes tanpa berhitung ekses dan resiko dari pilihan sikapnya.Persepsi tentang pentingnya kerja keras harus terus didengungkan oleh orang tua dan guru sebagai motivasi bagi siswa. Tentu saja orang tua perlu memberikan keteladanan tentang kerja keras sehingga siswa dapat belajar dan mengalami indahnya kerja keras.

Sukses hanya bisa diraih dengan fokus dan bekerja keras dengan menghidupkan sikap mental positif terhadap diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Tidak pernah mengeluh akan buruknya kondisi menimpa yang dirinya.Setiap orang memiliki keterbatasan dan kesulitannya sendiri sendiri ,namun cara berpikirlah yang membuat setiap kesulitan bisa diatasi.Orang sukses tidak membiarkan dirinya terombang ambing oleh kegelisahan dan keluh kesah yang membuat dirinya kehilangan gairah .langkah dan niatnya untuk mewujudkan impiannya.

Tugas guru dan orang tua mendorong para remaja untuk cerdas dan bekerja keras meraih ”mimpinya” apapun keterbatasan dan kesulitan yang dihadapi siswa. Karena hanya orang yang yakin bisa sukses akan terus berupaya memupuk keyakinannya mewujudkan sukses menjadi nyata.

Sesungguhnya tidak ada siswa yang gagal yang ada siswa yang belum menemukan caranya berhasil meraih sukses. Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yang mengubahnya,dan perubahan itu selalu dimulai dari diri sendiri..!

SMA Ipiems ,Create More 2K11 Malam Kesenian






Tema yang diangkat kali ini adalah Creative ,Talent ,Music fore Expresion siswa SMA Ipiems unjuk kebolehan dengan aneka tari dan musik tak ketinggalan guru guru juga ngeband.Acara di Gedung Giri Loka UPN ,rngkut acara digelar hari ini 21-desember-2011 dimulai pukul 18.00-24.00 dihadiri kurang lebih seribu penonton terdiri siswa dan orang tuanya. Reporter dan Foto Indira kelas X Satu SMA Ipiems

Senin, 19 Desember 2011

Harapan yang dicapai Dari Kemah Remaja SMA Pendidkan Karakter 2011 Dinas Pendidikan Jatim.






Saat saya meliputi dan mendampingi peserta kemah remaja ,sekaligus mengamati tercapainya harapan dari kemah remaja SMA 2011 ,inilah pandangan saya..:


1. Membantu peserta didik membangun dan mengembangkan potensi karakternya yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Perilaku ini muncul dalam diri peserta melalui kepatuhan dan kegembiraan saat menjalankan tugas tugas yang diberikan para instruktur. Peserta memiliki kecakapan dalam membaca setiap perintah dan aturan main,membentuk skala prioritas dan kreatif dalam penyelesaian permasalahan.

2. Membantu peserta didik dalam pelaksanaan pembudayaan dan pemberdayaan nilai-nilai karakter bangsa di lingkungan peserta didik SMA,Peserta terlihat sangat antusias dan bangga saat menyanyikan lagu kebangsaan ,menyimak dan mendengarkan pemaparan sejarah pramuka.

3. Mengaktualisasikan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,.Peserta mentaati aturan untuk menjalankan ibadah sebelum acara senam pagi dan apel kedisipilan.Serta tekun berdo’a saat memulai dan mengakhiri kegiatan.

4. Mengaplikasikan sikap kerja sama, nasionalisme, serta rasa persatuan dan kesatuan bangsa, jujur, peduli, berpikir kritis dan positif,Peserta dapat menyatu dan bekerja sama dalam menjalankan tugas dinamika kelompok sekaligus menerima saran dan kritik kemajuan dalam penyelesaian tugas.

5. Menumbuhkembangkan sikap hormat dan saling menghargai dalam keberagaman, Siswa menjujung tinggi sportivitas dan saling menghargai perbedaan pendapat dari sesama anggota dan kelompok /grup lain.

6. Membangun jiwa kepemimpinan di kalangan peserta didik SMA, Peserta memiliki pribadi yang dapat dipercaya tertib selama mengikuti kegiatan serta dapat mengarahkan diri pada ataruan main yang diterapkan.

7. Meningkatkan kematangan jiwa dan kestabilan emosi dalam rangka pembentukan sikap dan perilaku terpuji. Peserta memiliki kemandirian kesabaran dan daya juang dalam mengatasi kesulitan dan menyelesaikan tantangan .

Menurut saya selama mendampingi peserta kemah,mereka menjalankan setiap tugas dengan suka cita hati gembira danbersemangat.