Selasa, 21 Februari 2012

Meraih Sukses Di Perguruan Tinggi Negeri


Meraih Sukses Di  Perguruan Tinggi Negeri




“Bahwasannya orang orang yang mengatakan Tuhan kami Allah ,kemudian mereka “istiqomah” (berdiri teguh atas pendiriannya itu ),mereka tidak merasa takut dan tidak akan merasa duka cita . merekalah yang akan menempati syurga sebagai balasan perbuatan mereka dan kekal disana selama lamanya “. QS Al Ahqaf :13-14)






Ibarat menjadi artis top dan populer ,kuliah di perguruan tinggi memerlukan perjuangan.Keberhasilannya bergantung dari kesungguhan kalian berjuang meraih sukses.Meskipun untuk sukses di perguruan tinggi tidak hanya berbekal kesungguhan saja melainkan kemampuan intelektual,sikap belajar,minat dan bakat.Mengingat bisa jadi anak yang memiliki kemampuan intelektual yang tinggi prestasi akademiknya tidak kunjung meningkat malah sebaliknya memilih DO dari PTN bersangkutan lantaran  minat nya memang tidak sesuai. Sedangkan minat dan bakat dipengaruhi banyak faktor genetis,lingkungan,trend jurusan favorit ,informasi dan kebutuhan pasar tenaga kerja.Karena itu sejak SMA memiliki gambaran jurusan yang sesuai minat dan kemampuan akan mempermudah untuk sukses di bangku kuliah.

Kemampuan Intelektual

Kemampuan intelektual adalah berhubungan dengan tingkat kecerdasan  yakni kemampuan seorang siswa dalam menemukan solusi atas persoalan yang dihadapinya.Daya tangkap yakni kemampuan siswa berkonsentrasi dan menyerap ilmu pengetahuan yang diajarkan. Kemampuan analisa yakni kemampuan menaganilsis  persoalan dan menambah informasi yang masih dibutuhkan sehingga bisa mendapatkan solusi.Kemampuan Verbal adalah kemampuan siswa dalam berkomunikasi menyampaikan gagasan serta pendapat kritik dan saran terkait dengan berbagai macam persoalan yang dihadapi.Dan yang terakhir kemampuan matematik artinya siswa memiliki kecakapan berhitung serta matematika dasar guna kepentingan mata kuliah yang diambilnya.Kemampuan intelektual ini dibutuhkan mengingat diperlukan 8-16 semester untuk menyelesaikan beban study 144-160 SKS dengan indeks pretstasi komulatif (IPK) diatas   minimal  2,5.Walaupun siswa memiliki kecerdasan sedang tetap bisa berhasil lulus dari Perguruan tinggi asal menyukai jurusan yang dipilihnya dan bersungguh sungguh menyelesaikannya.  


Sikap Belajar


Sikap belajar berkaitan dengan cara siswa menjalankan tugas belajarnya seperti belajar jika ada ulangan,belajar kalau ada PR dan belajar kalau ada tugas.Jika sikap belajarnya tidak konsisten maka penyerapan ilmunya pun sepotong sepotong sehingga berpengaruh pada daya ingat siswa dalam menguasai materi pelajaran.Daya juang siswa dalam belajar menentukan ketangguhannya dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi sehingga siswa akan berupaya keras untuk mencapai sukses.Need of achievement merupakan daya dorong siswa untuk memiliki hasrat bersaing dan merasa harus lebih unggul dari teman sekelasnya atau dari sekolah lain.Attention to detil  ,adalah ketelitian siswa dalam melaksanakan tugas yang diberikan ,ketelitian ini perlu untuk menemukan jawaban yang tepat dan menghindari kesalahan yang fatal.Sistematika kerja dibutuhkan urutan serta standar operasional suatu system suatu pekerjaan yang harus diselesaikan.Sikap belajar ini penting tertutama pada bidang kedokteran dan bidang teknik ,pada bidang teknik CNC (computer numerical control ) misalnya membutuhkan ketelitian,konsistensi ,ukurab dan bekerja dengan konsentrasi tinggi agar tercipta sense of quality  .


Minat

Minat siswa terhadap jurusan  di fakultas  sangat bergantung pada persepsi atas jurusan yang dipilihnya itu.Dan persepsi siswa lebih banyak dipengaruhi oleh informasi yang diterimanya,pengaruh teman sekolah,tuntutan keluarga ,trend jurusan favorit sampai jenjang karir dari jurusan yang dipilihnya.Dengan mengetahui, minat seseorang dapat bersikap dan berperilaku menggeluti bidang yang diminatinya,bisa saja seorang siswa tidak terlalu cerdas namun karena minatnya kuat maka ia memiliki motivasi yang tinggi untuk berhasil sehingga dapat mengoptimalkan potensi kecerdasannya.Demikian juga sebaliknya anak cerdas bisa tidak berprestasi jika tidak memiliki pada bidang study bersangkutan.Namun demikian tidak jarang siswa juga sulit mengenali bidang minat yang dimilikinya sendiri.



Bakat


Bakat adalah kompetensi unggul yang telah melekat pada diri seseorang,kompetensi keberbakatan ini adalah bekal bagi seseorang untuk meraih sukses dimasa depan dalam memenangkan persaingan. Keberbakatan seseorang bisa dalam olah pikir meliputi kecerdasan akademik,matematik-logic ,analitycal thinking dsb. Dalam olah hati dan olah rasa kecerdasan spiritual ,musical ,spasial dsb. Dan Dalam olah fisik dalam  kecerdasan kinestetik,olah raga dsb. Bakat ini adalah potensi unik yang dimiliki setiap individu  ,termasuk siswa,Jika bakat ini dieksplorasi maka siswa bersangkutan akan dapat meraih prestasinya. Pengenalan bakat bisa dimulai sejak dini terutama di SMA/SMK pengenalan bakat semestinya dimulai saat matrikulasi kompetensi siswa sehingga potensi keberbakatan siswa dapat dipetakan,baik akademik maupun non akademik.




Pendidikan yang tepat selepas SMA akan menentukan kesuksesan siswa di masa mendatang,baik menjadi professional,akademisi atau entreprenuership semua bergantung  kepada perjuangan nya meraih sukses….!



Rabu, 08 Februari 2012

Mengajak Siswa Bercitra Diri Positif


Mengajak Siswa Bercitra Diri Positif

“..Untuk tiap tiap umat diantara kamu sekalian,Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki ,niscaya kamu dijadikanNya satu umat (saja). Tetapi Allah hendak menguji terhadap pemberianNya kepadamu ,maka berlomba –lombalah berbuat kebajikan…” QS Al Maidah : 48

Diera serba instan dengan semakin terbukanya akses informasi dan komunikasi tanpa batas akan sangat mudah bagi siswa mengimitasi-menidentifikasi-menginternalisasi nilai nilai dan gaya hidup global yang bisa saja bertentangan dengan norma kehidupan bangsa.Sehingga peran pendidikan sekolah tudak bisa melekat dan membekas sebagai pewarna karakter siswa bersangkutan.

Aplikasi pendidikan karakter bagi siswa SMA semestinya dapat membangun self image remaja itu sendiri. Siswa bangga dengan kesan penampilannya yang membawa nilai nilai budaya dan kearifan local,tidak kebarat baratan dengan values of life yang tidak jelas . Berikut upaya yang bisa dilakukan untuk membentuk citra diri positif siswa,sebagai berikut :

Pertama . Cintai keunggulan “Nilai- Hidup” lokal ,kenalilah nilai positif budaya global.

Siswa harus mendapatkan penanaman nilai nilai local seperti agama,kebangsaan ,lingkungan masyarakat dan nilai nilai keluarga sejak dini. Sehingga makin kenal,dijalani ,menjadi kebiasaan dan nafas kegiatan hidup sehari –hari membuat remaja semakin menghayati dan bangga menjalani kehidupan nya sesuai nilai norma norma budaya bangsa sendiri sekaligus bisa mengenali nilai postitif budaya global.

Contoh kasus”: Strategi Pembelajaran berbasis diskusi ,sosio drama,adu debat ,simulasi perilaku,,drama tradisional dan role playing,merupakan upaya pembiasaan dan pengenalan nilai nilai nudaya bangsa.

Kedua,Peka terhadap perubahan,dan Mempersiapkan diri untuk beradaptasi.

Siswa harus disiapkan untuk peka terhadap perubahan mulai dari perubahan yang terjadi dalam diri sendiri,lingkungan social sampai gadget yang melingkupinya.Agar mereka tidak mengalami gegar budaya. Dengan memiliki kepekaan terhadap perubahan remaja diharapkan tidak hanya ikut ikutan life style yang tidak bertanggung jawab. Selain itu remaja dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai perubahan yang mungkin saja tidak bisa dihindarinya tanpa kehilangan jati diri.

“Contoh kasus”.Ketika pembelajaran sudah menggunakan basis ICT dan siswa harus berhubungan dengan internet dalam menyelesaikan tugas tugasnya . Siswa memiliki kemampuan untuk fokus dengan tugasnya daripada mengakses situs stus yang dapat merusak mental dan moralnya.

Ketiga :Menjaga Harga diri dan Menunjukan Jati Diri.

Siswa perlu memiliki rasa percaya diri ,agar harga dirinya positif,siap menerima kenyataan hidupnya dan tidak hidup dalam khayalan akibat pengaruh gaya hidup yang menggoda. Siswa memiliki kepercayaan diri bahwa kehidupan bukan hanya kesenangan indrawi ,namun juga mempercayai potensi keberbatakan dan fokus pada pengembangannya. Sehingga tanpa menggunakan atribut kemewahan semu yang dimiliki remaja merasa dirinya berharga. Karakter rasa percaya diri remaja akan serta merta menunjukkan jati diri mereka.

Contoh kasus :Remaja tidak perlu minder walau dirinya bukan anak orang kaya dan memiliki BB ,karena dirinya menyadari dan percaya pada dirinya untuk fokus mengembangkan potensi diri yang dimiliki . Percaya kepada dirinya sendiri bahwa dengan berprestasi dirinya akan diterima dan dihargai walau tanpa harus memiliki BB’

Keempat : Menghargai Orang lain,dan kreatif

Siswa harus dibiasakan untuk menyayangi yang lebih muda dan menghormati yang lebih tua,dengan demikian kehadirannya bisa diterima dimanapun berada.Remaja perlu dilatih untuk mengembangkan emotional intelligence agar dalam kehidupannya mendatang dapat menciptakan harmoni social . sedangkan mendorong remaja kreatif adalah agar remaja dapat memberikan kontribusi postif yang bermanfaat bagi lingkungan sosialnya.

Contoh kasus : Adanya kas kecil dikelas masing masing kelas untuk membantu temanya yang sedang dalam kesulitan ,kunjungan rutin ke yayasan yatim piatu dsb dapat menimbulkan rasa emphatic dan kreatifitas siswa untuk meringankan beban “teman sebayanya”

Kelima : Selalu dapat dipercaya dalam perbuatan dan tindakan.

Siswa semestinya menjadi pribadi yang jujur ,dimana mereka dapat dipercaya dalam perbuatan dan perkataannya. Sehingga remaja dapat di berikan kepercayaan dalam aktivitas kehidupan sehari hari dilingkungan sekolah,lingkungan social sampai pada tugas dan amanah yang bersifat regional dan nasional. Remaja perlu dibuat bangga dengan kejujurannya tanpa rasa terancam sehingga remaja sehingga lebih mengutamakan kejujuran daripada bohong . Dengan demikin remaja memiliki dikenal memiliki integritas .

Contoh Kasus:Siswa perlu diberi ruang untuk jujur dalam mengakui perbuatannya atau memperbaiki kesalahan agar remaja melihat manfaat kejujuran bagi kehidupannya mendatang.dengan kejujuran siswa dapat diterima dimana pun berada.


Remaja perlu di beri wawasan agar dapat memiliki citra diri positif.

Sabtu, 04 Februari 2012

Meningkatkan Rasa Percaya Diri Remaja


Meningkatkan Rasa Percaya Diri Remaja

“Dan hendaklah merasa takut orang orang yang jika meninggalkan di belakang mereka anak cucu yang lemah” Q.S An _Nisa ‘9

Usia remaja (10-18 tahun)merupakan usia dimana remaja mencari jati diri nya .Dalam pencarian jati diri itu remaja menggunakan berbagai informasi ,pengetahuab & imajinasi guna membentuk konsep diri.Dan konsep diri adalah cara pandang remaja terhadap dirinya sendiri yang merupakan cikal bakal dari munculnya rasa percaya diri.Kadang ada remaja merasa terlalu ke PD an (over confidence ) lantaran konsep dirinya terlalu ideal tidak sesuai dengan kenyataan.Atau remaja menjadi minder lantaran konsep dirinya negative hanya melihat keterbatasan diri dan tidak berani menampilkan diri apa adanya. Rasa percaya diri yang pas bagi remaja adalah kesesuaian antara knsep ideal dan kenyataan yang ada pada diri remaja berangkutan. Remaja merasa suaranya bagus lantaran memang demikian orang lain dan masyarakat mengakuinya.

Pada prinsipnya semua orang mempunyai rasa percaya diri didalam hati,namun kadang kesulitan ,tantangan ,godaan dan persepsi akan life style membuat kita mengalami penurunan harga diri dan kehilangan rasa percaya diri. Apalagi remaja yang masih belum stabil dalam menentukan sikap.Maka rentan pula terganggu rasa PD nya .Karena itu kalian sebagai remaja harus dapat belajar bagaimana membangun rasa Percaya Diri. Inilah beberapa kiat praktis nya…

  1. Bersyukur

Bersyukurlah atas kondisi yang saat ini kalian hadapi ,karena dengan bersyukur kalian bisa menerima kondisi real yang ada dalam diri dengan segala kelebihan dan kekurangan nya .Jadikan kekurangan menjadi pemicu semangat untuk bisa berprestasi dan kelebihan sebagai jalan mewujudkannya.Dengan memiliki rasa syukur maka akan member i pengalaman posistif kepada kalian bisa membuatnya lebih sukses di kemudian hari.

  1. Cintai Diri Sendiri

Banyak orang terlalu mudah menghancurkan harga dirinya sendiri dibanding kepada orang lain.Kalian bisa jatuh ke dalam perangkap merendahkan diri sendiri dengan banyak mengeluh ,terfokus pada kekurangan diri sendiri. Padahal banyak hal bisa kalian lakukan kalau kalian bisa mencintai ,menyukai dan mengenali potensi diri . Kalian bisa merasa nyaman menghadapi tantangan dan kesulitan hidup karena kalian mencintai diri sendiri dan tidak minder dengan keadaan.

  1. Miliki Niat Baik

Kualitas niat akan menentukan mutu hasil dari setiap aktivitas yang kalian jalani. Niatkanlah pencapaian cita cita kalian dengan niatan yang baik,agar apabila cita cita kalian terwujud maka kebaikan yang kalian dapatkan.Jika punya niatan yang baik ,anda akan bisa menciptkan segala sesuatu. Pelajari niat kalian dan kalian akan sanggup mewujudkan cita cita kalian.

  1. Kenali Talenta

Talenta adalah pemberian Tuhan kepada hambanya guna bekal menyongsong kehidupannya dimasa depan. Talenta bisa dalam beragam profesi dan dari talenta seorang bisa sukses dengan ragam hasil karyanya. Mengetahui talenta membuat kalian lebih betah untuk mengembangkannya dalam berbagi kompetisi sehingga menghasilkan prestasi.Bidang pekerjaan bisa bermacam macam dan hanya orang yang bertalentalah yang ahli dibidangnya.

  1. Percaya Pada Ide Ide Sendiri

Kalian bisa jika kalian meyakini bisa mencapainya .demikian juga dengan ide ide.Michael Dell memiliki ide merakit PC dari kamar kost nya dan meyakini bahwa yang dilakukan dibutuhkan orang …maka jadilah dia tokoh ternama ,demikian juga tokoh tokoh yang lain. Jangan lemahkan diri bahwa ide tak bisa diwujudkan selama kalian percaya kepada ide sendiri ,akan menemukan banyak cara untuk mewujudkannya….

  1. Dengarkan Suara Hati

Suara hati biasanya signal akan segala sesuatu yang bakal menimpa anda. Dengarkan suara hati ketika anda hendak melangkah terutama dalam sesuatu yang membingungkan. Jujurlah pada diri sendiri ketika perasaan kalian tidak nyaman ,gelisah dan takut ketahuan. Jika ini yang kalian rasakan maka segeralah berhenti untuk menegenali pikiran dan emosi serta belajar percaya perasaan “tidak nyaman” tadi. Jujur dengan susra hati membuat anda lebih bahagia.

  1. Jangan ragu melangkah

Hindari keraguan dengan mengenali tempat yang ingin kalian tuju dan cita cita yang kalian ingin wujudkan.Meragukan kemampuan diri sendiri akan menjatuhkan self confidence . percayalah pada diri sendiri bahwa kehadiran kalian adalah untuk mencapai prestasi dan bermanfaat bagi orang sekitar dan lingkungan.

  1. Motivasi diri sendiri

Miliki api penyemangat dalam diri apalagi jika anda sedang galau ,bersemangatlah untuk hidup lebih hidup ,bergeraklah menuju upaya pencapaian berikutnya. Jika mungkin bergaulah dengan orang orang optimis jadilah anda motivator bagi orang lain niscaya kalian akan termotivasi.

Sebagai remaja kalian harus memiliki kepercayaan diri ,percaya pada diri sendiri dapat melakukan perubahan kearah kebaikan dan kemajuan.