Dari Kitab Tarikh at Thabari :Ketika pedang Kaisar Persia dihiasai
dengan emas dan batu batu mulia diserahkan kepada Umar,maka ia berkata “sungguh
aku kagum melihat kaumku jujur dengan amanat seperti ini”.
Ali Ibnu Abi Thalib yang ketika itu berada disisinya berkata:” engkau
selalu menjaga dirimu dari kecurangan ,maka rakyatmu juga demikian.”
Kekuasaan ,kewenangan dan kebijakan adalah lingkup seorang
pemimpin pemerintahan.Segala tindak tanduknya menjadi sorotan sekaligus model
perilaku kaumnya/masyarakat. Di masa depan kualitas SDM sangat bergantung pada
perangkat aparatur dalam membentuk
karakter masyarakatnya. Oleh karena itu keberhasilan mencapai kondisi SDM yang
berkualitas bergantung peran sentral pemimpin dalam bersikap.
Untuk keberhasilan tersebut keteladanan seorang pemimpin
dalam sikap jujur akan dapat mendorong
terciptanya budaya clean good governance .Dalam hal ini pemimpin pemerintahan
harus dapat membina SDM yang lebih berkualitas. Seluruh pemimpin aparatur pemerintahan baik tingkat pusat
sampai unit unik kerja ditingkat kelurahan. Mengingat pemimpin aparatur dan
kepemimpinannya adalah paket yang tidak bisa dipisahkan.
Kejujuran dapat mendatangkan kemakmuran Suatu kesejahteraan masyarakat sangat
bergantung dari mutu pemimpin
pemerintahan. Pemimpin mempunyai kesempatan luas dalam mewujudkan
peluang merealisasikan kesejahteraan
masyarakat . Dengan kejujuran maka SDM
aparatur pemerintahan dapat dipetakan berdasarkan skil lnya masing masing
,seperti merumuskan kompetensi dari kemampuan manajerial dan tehnis yang
berhubungan dengan jabatan.
Dengan berbekal
berbagai ilmu pengetahuan,,ketrampilan dan kompetensi yang dimiliki pemerintah
setempat diharapkan SDM yang ada dapat
memberikan kontribusi secara maksimal bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya.
Jujur bukan saja sikap tidak bohong dan mengambil keuntungan
bagi diri sendiri ,melainkan jika
kejujuran dapat dipergunakan untuk pengeloaan SDM dapat mendatangkan
kemakmuran…..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar