Minggu, 27 Mei 2012

Strategi ‘Cinta Pramuka “Bagi Siswa SMA Jawa TImur


Refleksi :Kemah Pendidikan Karakter Bangsa bagi Guru /Pembina SMA Jatim


“Sudah menjadi  gaya hidup anak SMA menyukai hal yang berbau tantangan dan menyenangkan,bisakah Pramuka disukai para siswa SMA itu…!”

‘Mengapa Tidak …!”


Agar potensi peserta didik berkembang selaras dan seimbang terutama kaitannya dengan aktivitas positif siswa SMA,tahun 2011 Dinas Pendidikan Provinsi Jatim telah melatih 1024 orang siswa SMA negeri swasta seJatim  dalam Kegiatan Remaja Pendidikan Karakter.Selama saya menemani  peserta ,saya menemukan betapa siswa sangat senang dan menikmati setiap sajian acara permainan  dan sajian  aktivitas dari seluruh rangkaian kegiatan,walau secara tidak langsung mereka sebenarnya sudah “menjadi “bagian kegiatan pramuka   yang selama ini dipersepsi sebagai kegiatan konvensional   dikalangan mereka.


Guna terealisasinya program pendidikan karakter bangsa melalui kegiatan kepramukaan disekolah,maka penting bagi guru/Pembina siswa  mendapatkan pelatihan yang sama. Maka pelatihan Pendidikan Karakter Bangsa bagi Guru/Pembina Siswa SMA Jatim  merupakan kegiatan peningkatan dan pengembangan dari Program Kemah Pendidikan Karakter Remaja 2011. Dengan demikian kegiatan ini diharapkan  program pembinaan kesiswaan berlanjut dan berkesinambungan sampai pada tingkat satuan pendidikan.Sehingga setelah para peserta mengikuti kegiatan ini ,diharapkan :

  1. Terjadinya komunikasi dan kolaborasi antar guru Pembina kesiswaan ;
  2. Bertambahnya wawasan guru /Pembina kesiswaan dalam mendidik ,mengembangkan dan melaksanakan pendidikan karakter bangsa di sekolah .
  3. Tersusunya rancangan dan teraktualisasinya nilai nilai luhur pendidikan karakter bangsa di sekolah;
  4. Teraplikasikan  dan teraktualisasikannya nilainilai luhur pendidikan karakter bangsa dilingkungan sekolah.
  5. Terbangunnya kerja sama dengan pihak terkait (stake holder ) untuk mengembangkan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Selama saya “menemani “ para guru beraktivitas dalam kegiatan tersebut para peserta dilatih untuk membentuk sikap dan perilaku positif kegiatan Dinamika Kelompok ,peserta diharapkan mampu beradaptasi dan berpikir positif terhadap diri sendiri ,orang lain serta misi kelompoknya.Kegiatan ini penting bagi kompetensi kepribadian dan kompetensi professional seorang guru.ecara tulus dan menyenangkan.

Itulah sebabnya kegiatan pramuka harus menganut prinsip ,”learning as fun ,participative and involving and as perceived wisdom”.

Kedua ,para peserta diasah  keterampilan dan kecekapan serta memiliki ketahanan mental,moral,spiritual ,eosional ,social ,intelektual dan fisik sehingga dapat menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia.Melalui kegiatan Apel Kebangsaan dan pengalaman langsung di luar ruang alias di alam bebas. Kegiatan ini dapat membangkitkan rasa cinta tanah air dan kebangsaan bagi seorang guru.


Ketiga peserta  diberikan pengalaman langsung untuk  memiliki rasa percaya diri,sportif sanggup dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama sama bertanggung jawab atas pembangunan masyarakat ,bangsa dan Negara.Aktivitas ini tercermin saat peserta berada dalam  permaianan zona karakter dan komitmen diri mengimplementasikan rencana kerja di sekolah masing masing.Kegiatan ini merupakan sarana membangkitkan kompetensi akademik dan kompetensi pedagogic seorang guru.

Prinsip ‘learning is lifelong in concept and content providing links vertically and horizontally between age groups  semstinya dapat berjalan optimal di masing masing sekolah.


Pada saat peserta kembali kepada sekolah masing masing  seorang guru /Pembina siswa SMA dapat menjalankan fungsi dan tujuan Pendidikan  Nasional yang terwujud pada poses penyelanggara pendidikan ,baik intrakurikuler,kokuriler,dan ekstrakurikuler  yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh dan seimbang  untuk beragam kecerdasan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar