Refleksi :Kemah Pendidikan Karakter Bangsa bagi Guru
/Pembina SMA Jatim
“Sudah menjadi gaya
hidup anak SMA menyukai hal yang berbau tantangan dan menyenangkan,bisakah
Pramuka disukai para siswa SMA itu…!”
‘Mengapa Tidak …!”
Agar potensi peserta didik berkembang selaras dan seimbang
terutama kaitannya dengan aktivitas positif siswa SMA,tahun 2011 Dinas Pendidikan
Provinsi Jatim telah melatih 1024 orang siswa SMA negeri swasta seJatim dalam Kegiatan Remaja Pendidikan
Karakter.Selama saya menemani peserta ,saya
menemukan betapa siswa sangat senang dan menikmati setiap sajian acara
permainan dan sajian aktivitas dari seluruh rangkaian kegiatan,walau
secara tidak langsung mereka sebenarnya sudah “menjadi “bagian kegiatan pramuka
yang selama ini dipersepsi sebagai kegiatan
konvensional dikalangan mereka.
Guna terealisasinya program pendidikan karakter bangsa
melalui kegiatan kepramukaan disekolah,maka penting bagi guru/Pembina siswa mendapatkan pelatihan yang sama. Maka
pelatihan Pendidikan Karakter Bangsa bagi Guru/Pembina Siswa SMA Jatim merupakan kegiatan peningkatan dan
pengembangan dari Program Kemah Pendidikan Karakter Remaja 2011. Dengan demikian
kegiatan ini diharapkan program
pembinaan kesiswaan berlanjut dan berkesinambungan sampai pada tingkat satuan
pendidikan.Sehingga setelah para peserta mengikuti kegiatan ini ,diharapkan :
- Terjadinya komunikasi dan kolaborasi antar guru Pembina kesiswaan ;
- Bertambahnya wawasan guru /Pembina kesiswaan dalam mendidik ,mengembangkan dan melaksanakan pendidikan karakter bangsa di sekolah .
- Tersusunya rancangan dan teraktualisasinya nilai nilai luhur pendidikan karakter bangsa di sekolah;
- Teraplikasikan dan teraktualisasikannya nilainilai luhur pendidikan karakter bangsa dilingkungan sekolah.
- Terbangunnya kerja sama dengan pihak terkait (stake holder ) untuk mengembangkan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Selama saya “menemani “ para guru beraktivitas dalam
kegiatan tersebut para peserta dilatih untuk membentuk sikap dan perilaku
positif kegiatan Dinamika Kelompok
,peserta diharapkan mampu beradaptasi dan berpikir positif terhadap diri
sendiri ,orang lain serta misi kelompoknya.Kegiatan ini penting bagi kompetensi
kepribadian dan kompetensi professional seorang guru.ecara tulus dan menyenangkan.
Itulah sebabnya kegiatan pramuka harus menganut prinsip ,”learning as fun ,participative and
involving and as perceived wisdom”.
Kedua ,para
peserta diasah keterampilan dan
kecekapan serta memiliki ketahanan mental,moral,spiritual ,eosional ,social ,intelektual
dan fisik sehingga dapat menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia.Melalui
kegiatan Apel Kebangsaan dan pengalaman
langsung di luar ruang alias di alam bebas. Kegiatan ini dapat
membangkitkan rasa cinta tanah air dan kebangsaan bagi seorang guru.
Ketiga peserta diberikan pengalaman langsung untuk memiliki rasa percaya diri,sportif sanggup
dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama sama bertanggung jawab atas
pembangunan masyarakat ,bangsa dan Negara.Aktivitas ini tercermin saat peserta
berada dalam permaianan zona karakter
dan komitmen diri mengimplementasikan rencana kerja di sekolah masing masing.Kegiatan
ini merupakan sarana membangkitkan kompetensi akademik dan kompetensi pedagogic
seorang guru.
Prinsip ‘learning is
lifelong in concept and content providing links vertically and horizontally
between age groups semstinya dapat
berjalan optimal di masing masing sekolah.
Pada saat peserta kembali kepada sekolah masing masing seorang guru /Pembina siswa SMA dapat
menjalankan fungsi dan tujuan Pendidikan
Nasional yang terwujud pada poses penyelanggara pendidikan ,baik
intrakurikuler,kokuriler,dan ekstrakurikuler
yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh dan
seimbang untuk beragam kecerdasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar