Meraih Sukses Di Perguruan Tinggi Negeri
“Bahwasannya orang orang yang mengatakan Tuhan kami Allah ,kemudian
mereka “istiqomah” (berdiri teguh atas pendiriannya itu ),mereka tidak merasa
takut dan tidak akan merasa duka cita . merekalah yang akan menempati syurga
sebagai balasan perbuatan mereka dan kekal disana selama lamanya “. QS Al Ahqaf
:13-14)
Ibarat menjadi artis top dan
populer ,kuliah di perguruan tinggi memerlukan perjuangan.Keberhasilannya
bergantung dari kesungguhan kalian berjuang meraih sukses.Meskipun untuk sukses
di perguruan tinggi tidak hanya berbekal kesungguhan saja melainkan kemampuan
intelektual,sikap belajar,minat dan bakat.Mengingat bisa jadi anak yang
memiliki kemampuan intelektual yang tinggi prestasi akademiknya tidak kunjung
meningkat malah sebaliknya memilih DO dari PTN bersangkutan lantaran minat nya memang tidak sesuai. Sedangkan
minat dan bakat dipengaruhi banyak faktor genetis,lingkungan,trend jurusan
favorit ,informasi dan kebutuhan pasar tenaga kerja.Karena itu sejak SMA
memiliki gambaran jurusan yang sesuai minat dan kemampuan akan mempermudah
untuk sukses di bangku kuliah.
Kemampuan Intelektual
Kemampuan intelektual adalah
berhubungan dengan tingkat kecerdasan
yakni kemampuan seorang siswa dalam menemukan solusi atas persoalan yang
dihadapinya.Daya tangkap yakni kemampuan siswa berkonsentrasi dan menyerap ilmu
pengetahuan yang diajarkan. Kemampuan analisa yakni kemampuan
menaganilsis persoalan dan menambah
informasi yang masih dibutuhkan sehingga bisa mendapatkan solusi.Kemampuan
Verbal adalah kemampuan siswa dalam berkomunikasi menyampaikan gagasan serta
pendapat kritik dan saran terkait dengan berbagai macam persoalan yang
dihadapi.Dan yang terakhir kemampuan matematik artinya siswa memiliki kecakapan
berhitung serta matematika dasar guna kepentingan mata kuliah yang
diambilnya.Kemampuan intelektual ini dibutuhkan mengingat diperlukan 8-16
semester untuk menyelesaikan beban study 144-160 SKS dengan indeks pretstasi
komulatif (IPK) diatas minimal 2,5.Walaupun siswa memiliki kecerdasan sedang
tetap bisa berhasil lulus dari Perguruan tinggi asal menyukai jurusan yang
dipilihnya dan bersungguh sungguh menyelesaikannya.
Sikap Belajar
Sikap belajar berkaitan dengan cara siswa menjalankan tugas
belajarnya seperti belajar jika ada ulangan,belajar kalau ada PR dan belajar
kalau ada tugas.Jika sikap belajarnya tidak konsisten maka penyerapan ilmunya
pun sepotong sepotong sehingga berpengaruh pada daya ingat siswa dalam
menguasai materi pelajaran.Daya juang siswa dalam belajar menentukan
ketangguhannya dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi sehingga siswa
akan berupaya keras untuk mencapai sukses.Need
of achievement merupakan daya dorong siswa untuk memiliki hasrat bersaing
dan merasa harus lebih unggul dari teman sekelasnya atau dari sekolah lain.Attention to detil ,adalah ketelitian siswa dalam melaksanakan
tugas yang diberikan ,ketelitian ini perlu untuk menemukan jawaban yang tepat
dan menghindari kesalahan yang fatal.Sistematika kerja dibutuhkan urutan serta
standar operasional suatu system suatu pekerjaan yang harus diselesaikan.Sikap
belajar ini penting tertutama pada bidang kedokteran dan bidang teknik ,pada
bidang teknik CNC (computer numerical control ) misalnya membutuhkan
ketelitian,konsistensi ,ukurab dan bekerja dengan konsentrasi tinggi agar tercipta
sense of quality .
Minat
Minat siswa terhadap jurusan
di fakultas sangat bergantung
pada persepsi atas jurusan yang dipilihnya itu.Dan persepsi siswa lebih banyak
dipengaruhi oleh informasi yang diterimanya,pengaruh teman sekolah,tuntutan
keluarga ,trend jurusan favorit sampai jenjang karir dari jurusan yang
dipilihnya.Dengan mengetahui, minat seseorang dapat bersikap dan berperilaku
menggeluti bidang yang diminatinya,bisa saja seorang siswa tidak terlalu cerdas
namun karena minatnya kuat maka ia memiliki motivasi yang tinggi untuk berhasil
sehingga dapat mengoptimalkan potensi kecerdasannya.Demikian juga sebaliknya
anak cerdas bisa tidak berprestasi jika tidak memiliki pada bidang study
bersangkutan.Namun demikian tidak jarang siswa juga sulit mengenali bidang
minat yang dimilikinya sendiri.
Bakat
Bakat adalah kompetensi unggul yang telah melekat pada diri
seseorang,kompetensi keberbakatan ini adalah bekal bagi seseorang untuk meraih
sukses dimasa depan dalam memenangkan persaingan. Keberbakatan seseorang bisa
dalam olah pikir meliputi kecerdasan akademik,matematik-logic ,analitycal
thinking dsb. Dalam olah hati dan olah rasa kecerdasan spiritual ,musical
,spasial dsb. Dan Dalam olah fisik dalam kecerdasan kinestetik,olah raga dsb. Bakat ini
adalah potensi unik yang dimiliki setiap individu ,termasuk siswa,Jika bakat ini dieksplorasi
maka siswa bersangkutan akan dapat meraih prestasinya. Pengenalan bakat bisa
dimulai sejak dini terutama di SMA/SMK pengenalan bakat semestinya dimulai saat
matrikulasi kompetensi siswa sehingga potensi keberbakatan siswa dapat
dipetakan,baik akademik maupun non akademik.
Pendidikan yang tepat selepas SMA akan menentukan kesuksesan
siswa di masa mendatang,baik menjadi professional,akademisi atau
entreprenuership semua bergantung kepada
perjuangan nya meraih sukses….!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar