Senin, 02 Januari 2012

Hidup Lebih Cerdas, Program Belajar Siswa SMA


Kank ,banyak lulusan SMA kita yang pada akhirnya kesulitan dalam beradaptasi di bangku kuliah,bisnis maupun bermasyarakat .Kalau menurut saya hal ini pengkondisian saat siswa bersangkutan sekolah tepatnya kegiatan belajar nya saat sekolah .Kegiatan belajar mereka tidak merangsang siswa untuk cerdas,Bagaimana seharusnya..?


Seorang remaja datang kepada Nabi SAW lalu berkata:” sesungguhnya saya hendak menunaikan haji .Maka nabi berjalan sebentar bersamanya melepas keberangkatannya sambil bersabda : “hai anak muda,semoga Allah membekalimu dengan ketagwaan dan mengarahkanmu pada kebaikan serta menghindarkanmu dari kesusahan… HR Ibnu Umar.

Diera yang sangat keras kompetisinya ,jika pembelajaran hanya diarahkan untuk mencapai angka akademik saja tentu bakal ketinggalan. Karena anak mungkin hapal teori saja menjelang ujian setalah lulus malah mereka tidak tahu teori mana yang harus digunakan mengatasi kesulitannya sendiri.Lihat saja angka bunuh diri,pengangguran,kriminalitas,demonstrasi anarki ,perilaku aparat pemerintah yang arogan ,korupsi dan aneka contoh jelek lainnya.Tentu saja mereka itu dulu adalah anak sekolahan.

Tidak sedikit anak yang didrill berbagai latihan soal dan hapalan teori bukan tambah bagus “kompetensi “akademiknya melainkan menjadi anak yang rentan stress ,tidak bisa bergembira dan tidak bahagia dan senantiasa dilanda kecemasan.Sekolah semestinya tidak hanya menekankan pada aspek akademik saja agar semua siswa dapat lulus 100 % dan dengan nilai ujian tertinggi.Bila anda menginginkan anak anak menjadi tangguh menghadapi masa depan dan mandiri serta memiliki life Skill.Maka jangan berfokus pada drill mata pelajaran saja tanpa memperhitungkan aspek psikologis ,minat dan bakat siswa.Agar berhasil dalam mendorong anak memeliki daya saing dan meningkatkan mutu kehidupan siswa dituntut solusi kreatif mengajak siswa menikmati bagaimana caranya mereka menghabiskan waktu dengan cara cara lebih kreatif.

Anda bersama sekolah harus dapat menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran siswa:

1. Mengadakan kegiatan yang di sukai siswa.Biasanya siswa semakin suka dengan kegiatan ,semakin akan terus memperdalam dan mencoba mengembangkan diri.Dalam melakukan kegiatan aspek psikologis siswa tidak merasa terpaksa atau tersiksa.Dengan demikian imajinasi ,kreatifitas dan daya cipta bisa muncul dan membuat waktu yang digunakan siswa bermanfaat.

2. Buat siswa menyadari aktivitas yang dilakukan adalah bagian dari kepedulian terhadap diri sendiri.kegiatan tersebut harus dapat "dipersepsi "oleh siswa bahwa yang dilakukannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan prestasi nya di masa depan ,sehingga siswa merasa harus melakukannya dengan hati yang riang.

3. Mengakomodasi Impian siswa.Setiap anak memiliki cita cita atau impian,galilah informasi tentang impian meraka selanjutnya ajak siswa merencanakan tindakan untuk mewujudkan impian itu. Jika memungkinkan perlu tersedia fasilitas sarana dan prasarana ,baik untuk impian tentang sukses dibidang akademik maupun keberbakatan yang lain.

Dan yang paling penting anda harus ‘smart” dengan mempelajari dan melakukan perubahan diri agar dapat melakukan pembiasaan menciptakan belajar lebih cerdas kepada siswa.Sehingga bukan berapa lama siswa belajar namun seberapa banyak siswa memiliki kompetensi dengan hati bahagia belajar disekolah anda. Buat siswa memeliki waktunya sendiri ,meningkatkan kualitas kegiatannya,meningkatkan standar dan mutu kehidupan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar