Kank sebenarnya yang membuat kami agak sedikit ogah menerima lulusan SMK/SMA adalah penampilan mereka yang tidak rapi saat melamar kerja,apakah sekolahnya tidak membekali perihal penampilan kank…?
“jika kalian berbuat baik,maka kalian berbuat baik pada diri kalian sendiri’ QS Al isra :7
Pembelajaran pengembangan kepribadian semestinya memang ada dalam mapel Bimbingan Karir (BK),Namun bisanya hanya sebatas knowledge yang tidak menyentuh pada apek penghayatan dan implementasi keseharian.Sehingga siswa lebih banyak mendapatkan aspek teorinya tapi belum menyadari pentingnya mengimplementasikan pengetahuan nya itu dalam bersaing di dunia kerja.Juga bisa jadi lantaran berpikiran simple ,”ah kan cuma melamar belum tentu diterima”.Padahal tidak demikian dengan dunia usaha.
Membangun kesadaran siswa tentang performance sebagai daya pikat sesorang untuk dipertimbangkan pada proses rektutmen melalui:
Pertama: Penampilan secara fisik yang mudah dilihat secara kasat mata adalah mencerminkan kesungguhan pelamar untuk menghargai dirinya dan bidang pekerjaan yang bakal digelutinya.Dalam berpenampilan berkesan professional dimulai dari rambut , wajah ,tubuh ,asesoris, dan busana. Penampilan juga sebagai tolok ukur realibility seseorang yang menggambarkan kesan kesungguhan memberikan pelayanan akurat dalam memberikan layanan prima kepada pelanggan.Bagaimana pun penampilan yang acak acakan membuat pelanggan ragu untuk kontak terutama pada pertemuan pertama. Jadi bangun kesadaran siswa untuk menjaga penampilannya sebagai kesan professional .
Kedua :Bahasa Tubuh ,dapat menunjukkan kesan rasa percaya diri seorang pelamar kerja.kemampuan menampilkan kesan keseriusan dalam berbicara dengan senyum yang sesuai situasi kondisi yang tepat memberikan arti assurance bagi perusahaan.Menggambarkan kemampuan menyelesaikan tugas sesuai core competence yang dimiliki calon karyawan.tentunya bahsa tubuh ini dibarengi dengan ketrampilan teknis yang memadai. Akan menambah keyakinan prusahaan untuk memberikan kepercayaan kepada calon pelamar.
Ketiga Berpikir positif ,menghasilkan sikap mental yang tercermin dari penampilan maupun kecakpan menyelelasikan beban tugas baik dalam berbagai test maupun simulasi pekerjaan.berpikir positif akan menghasilkan tindakan yang nyata dalam menangani pekerjaan yang bakal dijalani. Dengan demikian perusahaan secara nyata dapat memprediksi kemampuan pelamar , optimis menyonsong tantangan pekerjaan bersama perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar